Kasih Seorang Ibu Sampai Akhir
Hayatnya
Suatu ketika
ada seorang anak perempuan bernama Anir berusia 15 tahun mendapat kabar bahwa
ibunya akan dirawat dirumah sakit. Ia bertanya kepada ayahnya, “Yah, berapa
hari ibu akan dirawat di rumah sakit?” tanya Anir kepada ayahnya. Ayahnya hanya
menggelengkan kepala tanda tak tahu berapa hari istrinya akan dirawat.
Setiap kali
Anir memandang ibunya, ia merasa tenang. Anir sangat nyaman berada di samping
ibunya. Anir selalu sabar merawat ibunya di rumah sakit. Menyuapi ibunya.
Mengelap wajah ibunya.
Anir selalu
tenang karena ibunya tak pernah mengeluh. Ibunya selalu tersenyum kepadanya.
Walaupun ibu Anir berulang kali masuk rumah sakit karena harus menjalani
rangkaian perawatan, Anir tidak pernah melihat keluh ibunya.
Suatu ketika ibunya bertambah parah, dan Anir mulai
mengetahui sakit yang diderita oleh ibunya. Ia menyadari betapa besar
pengorbanan ibunya yang melawan penyakitnya. Melawan rasa sakit yang diderita
demi kenyamanan bagi anaknya.
Anir
menangis tersedu, saat ibunya menghela nafas terakhirnya. Anir menyesal tidak
berbuat banyak saat ibunya masih ada. Padahal pengorbanan ibunya begitu besar.
Anir hanya bisa mendoakan ibunya dalam doa setelah sholatnya..
Selamat hari ibu,
Zik,22 Desember 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar