Rabu, 07 Januari 2015

Kasih Seorang Ibu Sampai Akhir Hayatnya



Kasih Seorang Ibu Sampai Akhir Hayatnya

Suatu ketika ada seorang anak perempuan bernama Anir berusia 15 tahun mendapat kabar bahwa ibunya akan dirawat dirumah sakit. Ia bertanya kepada ayahnya, “Yah, berapa hari ibu akan dirawat di rumah sakit?” tanya Anir kepada ayahnya. Ayahnya hanya menggelengkan kepala tanda tak tahu berapa hari istrinya akan dirawat.

Setiap kali Anir memandang ibunya, ia merasa tenang. Anir sangat nyaman berada di samping ibunya. Anir selalu sabar merawat ibunya di rumah sakit. Menyuapi ibunya. Mengelap wajah ibunya.

Anir selalu tenang karena ibunya tak pernah mengeluh. Ibunya selalu tersenyum kepadanya. Walaupun ibu Anir berulang kali masuk rumah sakit karena harus menjalani rangkaian perawatan, Anir tidak pernah melihat keluh ibunya.

Suatu ketika ibunya bertambah parah, dan Anir mulai mengetahui sakit yang diderita oleh ibunya. Ia menyadari betapa besar pengorbanan ibunya yang melawan penyakitnya. Melawan rasa sakit yang diderita demi kenyamanan bagi anaknya.

Anir menangis tersedu, saat ibunya menghela nafas terakhirnya. Anir menyesal tidak berbuat banyak saat ibunya masih ada. Padahal pengorbanan ibunya begitu besar. Anir hanya bisa mendoakan ibunya dalam doa setelah sholatnya..

Selamat hari ibu,
Zik,22 Desember 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar